Sakit Mana Diputusin Pacar atau Dicampakan Gebetan?

Sakit hati dalam bercinta kata orang lumrah. Ya kalau nggak mau sakit hati ya jangan jatuh cinta, simpel kan? Masalah semacam ini paling banyak diderita oleh kawula muda, apalagi yang tengah mencari cinta sejati mereka. Jangan-jangan kamu nih salah satunya? Hayo!

Judul artikel ini mungkin terasa lebay. Akan tetapi jika saya bertanya kepada kalian lebih sakit mana antara diputusin dengan dicampakan, kamu mau jawab apa? Kalau menurutku pribadi sih lebih sakit diputusin pacar hehehe. Kan kalau gebetan bisa cari lagi. Eh ya enggak juga sih.

sakit mana ya? via cantikitu
sakit mana ya? via cantikitu

Sebetulnya semua itu tergantung dari seberapa dalam cinta kalian ke dia. Entah itu sudah jadian atau masih masa pengincaran, kalau cintanya tak terlalu dalam ya bisa ikhlas-ikhlas saja, apalagi kamu yang sudah terlatih strong. Wkwkwk

Semua pada dasarnya butuh perjuangan, begitupun dengan jodohmu kelak. Berjuang tidak hanya sepihak saja, dari dia pun juga harus berjuang. Karena pada akhirnya nanti kalian berdua akan hidup bersama tentu wajib saling mendukung antara satu sama lainnya bukan?

Jadi pada intinya, diputusin pacar akan lebih sakit dari dicampakan apabila hubungan kalian sudah intens selama bertahun-tahun dan cinta mendalam. Begitu juga dengan dicampakan, mungkin kamu sudah terlalu berharap kepada gebetan. Semoga curhatan yang singkat ini bisa menjadi inspirasi buat kalian dalam mengarungi asmara.

Share Your Thought